Fungsinya
- Nilai jatuh tempo dan bunga dalam rupee
- Bunga berbunga per kuartal, cara yang biasa dipakai bank
- Bisa diganti ke bulanan, per semester, atau tahunan
- Berlaku untuk FD bank mana pun, bukan hanya SBI
Cara memakai
- Isi jumlah dana yang didepositokan.
- Isi suku bunga dari daftar suku bunga bank Anda dan jangka waktunya dalam tahun.
- Pilih seberapa sering bunga ditambahkan, lalu baca nilai jatuh tempo.
Bagaimana nilai jatuh tempo FD dihitung?
Bank di India biasanya menambahkan bunga FD ke dana Anda setiap kuartal, dan kuartal berikutnya bunga dihitung dari jumlah yang lebih besar itu. Inilah bunga majemuk. Kalkulator memakai rumus A = P × (1 + r/n)^(n×t), dengan P dana awal, r bunga tahunan, n berapa kali bunga ditambahkan dalam setahun, dan t jumlah tahun.
Bank sering mengubah suku bunga FD, dan warga senior biasanya mendapat tambahan sedikit. Isi suku bunga yang tertera di bank Anda untuk jangka waktu itu. Pajak tidak dipotong di sini. Bunga FD adalah penghasilan kena pajak, dan bank bisa memotong TDS di atas batas tahunan tertentu.
Contoh
Dana ₹1,00,000 selama 3 tahun dengan bunga 6,5% dan bunga berbunga per kuartal tumbuh menjadi sekitar ₹1,21,341. Bunganya sekitar ₹21,341.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kalkulator ini dibuat oleh SBI?
Kenapa jumlah dari bank saya sedikit berbeda?
Apakah TDS sudah dihitung?
Pernyataan penyangkalan
Alat ini hanya untuk informasi umum. Ini bukan nasihat keuangan, pajak, investasi atau hukum, dan hasilnya berupa perkiraan yang bisa berbeda dari bank, pemberi pinjaman atau otoritas pajak Anda. Suku bunga, batasan dan aturan pajak bisa berubah. Nama bank dan merek hanya dipakai untuk menjelaskan fungsi alat; semuanya milik pemiliknya masing-masing dan kami tidak berafiliasi dengan mereka. Cek angkanya ke profesional yang berkualifikasi atau penyedia layanan Anda sebelum memutuskan. Anda memakai alat ini atas risiko sendiri, dan TheFreeTool tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul. Baca pernyataan penyangkalan lengkap